Saturday, July 26, 2025

Workshop Go Eksport 2025 "Kopi Mangrove" Lokal Tangerang

Kopi Mangrove (Unit Usaha Mangrove Care Nusantara) kang Agus bersama DR.Ing Ilham A Habibie,MBA

Ketua umum MPP Ikatan Saudagar muslim Indonesia (ISMI)  DR.Ing Ilham Habibie.MBA dalam keynote speaker menegaskan pentingnya kolaborasi lintas sektor untuk menciptakan ekosistem eksport yang inklusif dan berkelanjutan bagi pelaku usaha indonesia (24/07/25)Di hotel  Kawasan Soekarno Hatta.

Kopi Mangrove Tangerang promosi bersama Ketua ISMI DR.Ing Ilham Habibie,MBA

Sunday, July 6, 2025

Pewarna alam mangrove : kreatifitas dan motif lokal khas Tangerang

.        Ecoprint Pewarna Alam Mucronata

Potensi Sumber daya alam dari tanaman mangrove yang tumbuh di pesisir pantai bagian Utara tangerang ini akan memberikan dampak ekonomi bagi masyarakat sekitarnya. Dengan pemanfaatan hasil kreasi pewarna alam Mangrove Care Nusantara telah membuat ekonomi kreatif subsektor fashion melalui kerajinan ecoprint dengan menggunakan pewarna alam dari mangrove.
.         Ecoprint Pewarna Alam Avicennia


Pemanfaatan Pewarna Alami Mangrove:
  • Batik:
    Pewarna alami dari mangrove banyak digunakan dalam pembuatan batik, menghasilkan motif dan warna yang khas, serta ramah lingkungan. 
  • Tekstil:
    Pewarna mangrove juga dapat dimanfaatkan untuk mewarnai berbagai jenis kain dan tekstil lainnya. 
  • Industri Lain:
    Selain tekstil, pewarna alami dari mangrove juga berpotensi dimanfaatkan dalam industri lain seperti kerajinan tangan, makanan, dan minuman. Keunggulan Pewarna Alami Mangrove:
  • Ramah Lingkungan:
    Pewarna alami dari mangrove tidak menghasilkan limbah berbahaya dan tidak mencemari lingkungan.
  •  Diversifikasi Produk:
  • Pemanfaatan mangrove sebagai pewarna alami membuka peluang diversifikasi produk dan ekonomi bagi masyarakat pesisir. Potensi Ekonomi:
  • Pewarna alami mangrove memiliki nilai ekonomi yang cukup tinggi, terutama dalam industri batik dan tekstil. Dengan potensi yang dimilikinya, pewarna alami dari mangrove memiliki peran penting dalam mendukung pembangunan berkelanjutan dan pelestarian lingkungan. 

Saturday, July 5, 2025

MR.SOAP (Mangrove Sabun ) Pemanfaatan Daun Mangrove untuk Sabun Cuci Piring

 

Kawsan Hutan Mangrove Pesisir Tangerang Bagian Utara

Wilayah pesisir Pantai Utara Kab.Tangerang merupakan salah satu kawasan pesisir yang terletak di bagian utara . Kawasan ini terkenal karena hutan mangrove nya yang berperan untuk menjaga ekosistim pesisir.

Banyak manfaat dari hutan mangrove yang berada di pesisir pantai di tangerang ini diantaranya:

- Menjadi habitat berbagai jenis flora dan fauna

- Berperan untuk menjaga kualitas air  dan mencegah erosi pantai

- Menyediakan sumber daya alam  bagi masyarakat sekitar

- Potensi untuk pengembangan ekowisata dan kegiatan konservasi

Dengan demikian pengelolaan yang tepat  diperluka untuk menjaga kelestarian pesisis pantai mangrove dan memanfaat nya bagi lingkungan dan masyarakat.

Sabun Cuci Piring Ekstrak Daun Mangrove ( MR.SOAP)

Mangrove Care Nusantara sebuah komunitas yang ingin memanfatkan daun mangrove menjadi sabun cuci piring  ini sudah dibuat dan memberikan manfaat bagi masyarakat sekitarnya,. Manfaat daun mangrove ini memiliki sifat anti bakteri dan anti jamur  sehingga dapat membantu membersihkan piring dan peralatan dapur dengan efektif.Dari segi ekonomi  dapat mengurangi biaya produksi dan meningkatkan nilai ekonomi. Dengan banyaknya pohon mangrove Avicennia Marina   ini pesisir  pantai utara tangerang ini dapat dibuat salah satunya untuk Sabun Cuci Piring




Panorama Mangrove Pulau Cangkir Tangerang

 

Panorama Hutam Mangrove Pulau Cangkir ( MAPUCA 4/07/2025)

Wilayah peisisr Tangerang bagian utara terdapat Pulau Cangkir terletak di desa Kronjo Kab.Tangerang  perjalnan sekitar 1 Jam dari Ibukota Tigaraksa. Pulau Cangkir menjadi wisata ziarah  namun terdapat wisata pulau cangkir dari keindahan panorama hutan mangrove yang tersebar di sepanjang jalur jalur menuju pulau, bila melewati sebelum ke pulau cangkir  dapat melihat tempat pelelangan ikan, melihat kehidupan sehari hari nelayan, merawat kapan hingga mengolah hasil  tangkapan ikan.

Gerbang Masuk Kawasan Pulau Cangkir


Lokasi Wisata MAPUCA 


Menjaga dan Merawat Ekosistem Mangrove : Wujud Gerakan Hijau HMI di Pesisir Mauk

  

Gerakan Hijau : Menjaga dan Merawat Ekosistem Mangrove
Gerakan Hijau : Menjaga dan Merawat Ekosistem Mangrove

Kegiatan bertajuk "Aksi Penanaman Mangrove untuk Selamatkan Pesisir" ini melibatkan kolaborasi dengan komunitas Dedikasi Kita, Bertemu Untuk Kembali (BUB), dan Zillenial Action. Tak kurang dari 300 bibit mangrove berhasil ditanam di sepanjang garis pantai sebagai upaya pelestarian ekosistem pesisir serta bentuk nyata mitigasi terhadap dampak perubahan iklim (28/06/2025)



 Ketua HMI Cabang (p) Kabupaten Tangerang, Akmal Al-Mulk, kegiatan ini merupakan bagian dari program kerja HMI di bidang lingkungan hidup dan sosial kemasyarakatan, sebelum melakukan penanaman  ada beberpa Jenis mangrove yang tumbuh di ketapang antara lain jenis Rhizopora Mucronata, Rhizopora Stylosa, Rhizopora Apiculata, Bruguiera Cylindrica,Bruguiera Gymnorrhiza ,Xylocarpus Granatum.Sabtu 28 Juni 2025


Menanam Mangrove

“Penanaman mangrove bukan hanya soal menjaga alam, tapi juga membangun kesadaran kolektif bahwa generasi muda punya peran penting dalam menyelamatkan bumi,” tegasnya.

Selain aksi penanaman, kegiatan juga diisi dengan sesi edukasi singkat mengenai pentingnya ekosistem mangrove dalam menjaga garis pantai dari abrasi serta sebagai habitat alami bagi berbagai spesies laut.

Aksi ini turut dihadiri oleh pejabat daerah setempat yang memberikan apresiasi tinggi atas inisiatif mahasiswa dan komunitas. Mereka berharap kegiatan serupa dapat menjadi inspirasi bagi organisasi lain dalam upaya pelestarian lingkungan.


Workshop Go Eksport 2025 "Kopi Mangrove" Lokal Tangerang

Kopi Mangrove (Unit Usaha Mangrove Care Nusantara) kang Agus bersama DR.Ing Ilham A Habibie,MBA Ketua umum MPP Ikatan Saudagar m...